Breaking News

Waka Polsek Jeunieb Pimpin Personel Amankan dan Mediasi Aksi Pemblokiran Jalan Yang Dilakukan Oleh Warga

BIREUEN | Dalam upaya menjaga situasi Kamtibmas di wilayah hukumnya, Waka Polsek Jeunieb Ipda Ridwan bersama personel Polsek Jeunieb turun langsung ke lapangan menangani aksi pemblokiran jalan yang dilakukan oleh warga Desa Lhok Kulam, Kecamatan Jeunieb, Kabupaten Bireuen, pada Jumat (10/10/2025).

Pemblokiran jalan yang menghubungkan Desa Lhok Kulam dan Desa Paya Bili itu terjadi akibat sengketa tapal batas antar kedua desa yang hingga kini belum menemukan titik penyelesaian. Akibatnya, aktivitas masyarakat sempat terganggu karena akses jalan utama tertutup dan warga terpaksa menggunakan jalur alternatif yang lebih jauh untuk menuju pusat Kecamatan Jeunieb.

Mengetahui adanya pemblokiran tersebut, Waka Polsek Jeunieb bersama sejumlah personel Polsek dan anggota Koramil 03 Jeunieb segera mendatangi lokasi kejadian. Mereka bergabung bersama Camat Jeunieb, Danramil, serta perangkat desa untuk melakukan mediasi dan menenangkan warga yang sempat berkumpul di titik pemblokiran.

Dalam kesempatan itu, Waka Polsek Jeunieb  Ipda Ridwan memberikan himbauan tegas namun humanis kepada masyarakat agar menahan diri dan tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun menimbulkan gangguan keamanan.

"Kami dari pihak kepolisian mengajak masyarakat kedua desa untuk tetap menahan diri dan menyelesaikan masalah dengan kepala dingin. Jangan mudah terprovokasi oleh isu yang belum tentu benar, karena dapat memperkeruh keadaan,” ujar Waka Polsek di hadapan warga.

Ia juga meminta kepada kepala desa dan perangkat desa untuk turut serta merangkul warganya, serta menjadi contoh dalam menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan.

"Kami berharap perangkat desa dapat menenangkan masyarakatnya. Jangan sampai masalah batas wilayah ini menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat. Mari kita kedepankan musyawarah,” tambahnya.

Selama proses mediasi berlangsung, personel Polsek Jeunieb berjaga di lokasi untuk memastikan situasi tetap aman dan mencegah terjadinya tindakan anarkis. Petugas juga membantu mengatur arus lalu lintas di sekitar area yang sempat ditutup akibat pemblokiran jalan.

Setelah dilakukan negosiasi intensif bersama Muspika, akhirnya warga Desa Lhok Kulam bersedia membuka kembali akses jalan yang sempat tertutup.

"Kami bersyukur masyarakat akhirnya memahami dan bersedia membuka jalan. Ini semua berkat kerja sama dan komunikasi yang baik antara Muspika dan masyarakat,” ungkap salah satu personel Polsek di lokasi.

Hingga kegiatan selesai pada pukul 13.30 WIB, situasi di lokasi terpantau aman dan terkendali. Petugas gabungan TNI-Polri tetap siaga untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya gesekan susulan.

Polsek Jeunieb juga menegaskan akan terus melakukan pengawasan dan patroli rutin di kawasan tersebut untuk memastikan kondisi tetap kondusif serta mencegah terulangnya kejadian serupa.

“Kami akan terus memonitor perkembangan situasi di lapangan. Diharapkan masyarakat tetap menjaga ketertiban dan mempercayakan penyelesaian sengketa ini kepada pihak yang berwenang,” tutup Waka Polsek Jeunieb.

Sumber : Sandi Humas

Editor    : Redaksi

© Copyright 2022 - Asumsi Publik - Informasi Berita Terkini dan Terbaru Hari Ini