BANDA ACEH | Pemerintah Aceh kembali menggelar Pasar Murah menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 H. Program ini berlangsung serentak pada 21–23 Mei 2026 di 69 titik yang tersebar di 23 kabupaten/kota. Instruksi langsung Gubernur Aceh Muzakir Manaf menegaskan agar kebutuhan pokok rakyat hadir dengan harga yang meringankan, bukan membebani. Rabu (20/5/26).
Komoditi yang disalurkan meliputi beras premium 367,95 ton, gula pasir 110,4 ton, minyak goreng 110,4 ton, serta telur ayam 34.500 papan. Harga ditetapkan jauh di bawah pasaran: beras premium 10 kg Rp100.000, minyak goreng 2 liter Rp38.000, gula pasir 2 kg Rp28.000, dan telur ayam Rp37.000 per papan. Untuk wilayah Sabang dan Simeulue, harga disesuaikan dengan kondisi distribusi, yakni beras premium Rp105.000 per sak, gula pasir Rp32.000 per 2 kg, minyak goreng Rp40.000 per 2 liter, dan telur ayam Rp39.000 per papan.
Gubernur Aceh Muzakir Manaf menegaskan, “Instruksi saya jelas: hadirkan kebutuhan pokok dengan harga ringan. Pasar murah ini adalah ikhtiar kita menjaga kesejahteraan menjelang Idul Adha, agar rakyat tidak terbebani oleh lonjakan harga.”
Kegiatan pasar murah akan digelar di halaman masjid, kantor camat, hingga pasar rakyat, dengan jadwal yang telah diumumkan oleh Disperindag Aceh. Meski demikian, jadwal dan lokasi bersifat tentatif menyesuaikan kondisi lapangan.
Menutup pengumuman ini, Kepala Disperindag Aceh T. Adi Darma menambahkan, “Kami pastikan distribusi berjalan lancar. Pasar murah ini adalah kerja bersama untuk rakyat Aceh, agar Idul Adha dirayakan dengan penuh keberkahan dan tanpa beban harga. Belanjalah dengan bijak sesuai kebutuhan, bukan keinginan.”[]

Social Header