NAGAN RAYA Anggota DPRK Nagan Raya, Cut Man, meminta insan pers dan masyarakat tidak memperbesar isu yang menyangkut kehidupan pribadi Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem, termasuk persoalan yang dikaitkan dengan Bunda Salma.
Menurutnya, urusan rumah tangga merupakan ranah pribadi yang semestinya disikapi dengan hati-hati dan tidak dijadikan bahan untuk menjatuhkan harkat serta martabat seseorang.
Cut Man menegaskan, sekalipun muncul persoalan dalam sebuah keluarga, publik tetap harus menjaga etika dan saling menghormati. Ia mengingatkan bahwa Aceh dikenal sebagai Serambi Mekkah sehingga nilai kesantunan, adab, dan penghormatan terhadap privasi seharusnya menjadi pegangan bersama dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
"Saya sarankan kepada kawan-kawan media, untuk apa persoalan rumah tangga orang lain diperbesar-besarkan. Kalau pun ada masalah, itu urusan keluarga mereka. Jangan sampai kita saling menjatuhkan harkat dan martabat orang lain,” ujar Cut Man.
Ia juga menegaskan bahwa dirinya dan para pendukung Mualem tetap solid memberikan dukungan kepada mantan Panglima Gerakan Aceh Merdeka yang kini menjabat Gubernur Aceh tersebut. Namun demikian, ia berharap semua pihak tetap menahan diri dan tidak terus-menerus membawa persoalan pribadi ke ruang publik karena hal tersebut berpotensi menimbulkan ketegangan yang tidak perlu.
Cut Man mengajak masyarakat dan media menjadikan persoalan ini sebagai momentum untuk saling menghormati dan menjaga batas antara kepentingan publik dengan urusan pribadi. “Kita semua manusia, bukan malaikat. Siapa pun bisa memiliki kekhilafan. Hari ini mungkin orang lain yang diuji, suatu saat bisa saja saudara kita sendiri. Karena itu, mari sama-sama menjaga etika, menghormati privasi, dan tidak saling menjatuhkan,” katanya.[]

Social Header