Breaking News

Politisasi Partai Aceh Anggota DPRA Yahdi Hasan Siap Kawal Aspirasi Lima Reje Atu Lintang, Masjid hingga Infrastruktur Desa Jadi Prioritas

ACEH TENGAH | Aspirasi masyarakat pedesaan kembali menjadi perhatian dalam upaya mendorong pemerataan pembangunan di Aceh. Anggota DPRA dari Partai Aceh (PA), Yahdi Hasan, menerima silaturahmi lima reje (kepala desa) dari Kecamatan Atu Lintang, Kabupaten Aceh Tengah, yang menyampaikan sejumlah kebutuhan prioritas masyarakat, mulai dari pembangunan sarana keagamaan hingga perbaikan infrastruktur dasar.

Lima reje yang hadir dalam pertemuan tersebut masing-masing Tgk. Muharidinsyah Selian, M.Ag., Reje Merah Pupuk; Iwan Sanusi, Reje Pantan Damar; Suriyansah, Reje Damar Mulyo; Muhammad, Reje Kepala Akal; serta Supri Hatiyono, Reje Merah Jernang. Pertemuan itu menjadi ruang dialog bagi para pemimpin desa untuk menyampaikan langsung aspirasi masyarakat sekaligus mendorong agar kebutuhan pembangunan di kawasan pegunungan Aceh Tengah mendapat perhatian Pemerintah Aceh.

Dalam pertemuan tersebut, para reje mengusulkan sejumlah program prioritas yang diharapkan dapat dipertimbangkan dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA). Usulan itu meliputi pembangunan dan pembenahan masjid, pengembangan fasilitas dayah atau pesantren, serta perbaikan infrastruktur publik yang mendukung aktivitas sosial, keagamaan, dan perekonomian masyarakat desa.

Tgk. Muharidinsyah Selian, yang mewakili para reje, menekankan pentingnya pemerataan pembangunan agar masyarakat di wilayah pelosok turut merasakan manfaat program pemerintah. Ia berharap berbagai aspirasi yang disampaikan dapat ditindaklanjuti melalui program pembangunan sesuai kebutuhan masyarakat, skala prioritas, dan ketentuan penganggaran yang berlaku.

Sementara itu, Yahdi Hasan menyambut baik kedatangan para reje dan mengapresiasi inisiatif mereka dalam memperjuangkan kebutuhan masyarakat secara langsung. Menurut politisi Partai Aceh tersebut, komunikasi antara pemerintah desa dan lembaga legislatif merupakan bagian penting dalam mengawal pembangunan agar tepat sasaran. 

“Sinergi antara pemimpin desa dan anggota legislatif di tingkat provinsi merupakan fondasi penting dalam mengawal alokasi pembangunan agar tepat sasaran. Pembangunan sarana keagamaan seperti masjid dan dayah, serta infrastruktur dasar desa, merupakan bagian penting dalam memperkuat kehidupan sosial dan karakter masyarakat Aceh yang berlandaskan Syariat Islam,” ujarnya.

Yahdi menegaskan akan mengawal dan memperjuangkan aspirasi tersebut agar dapat dipertimbangkan dalam pembahasan program pembangunan Pemerintah Aceh sesuai kewenangan dan mekanisme yang berlaku. Ia juga berharap para reje terus menjaga kekompakan, memperkuat komunikasi dengan masyarakat, serta aktif menyampaikan kebutuhan di wilayah masing-masing.

Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah positif dalam mempererat koordinasi antara pemerintah desa, wakil rakyat, dan Pemerintah Aceh demi mewujudkan pembangunan yang lebih merata, berkelanjutan, dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat di kawasan pegunungan Aceh Tengah.[]

© Copyright 2022 - Asumsi Publik - Informasi Berita Terkini dan Terbaru Hari Ini