BIREUEN | Polres Bireuen melalui Satuan Lalu Lintas memasang pamflet imbauan di sejumlah titik rawan tanah longsor di sepanjang Jalan Lintas Bireuen–Takengon Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Jum'at 16 Oktober 2026.
Kegiatan tersebut merupakan langkah preventif polres bireuen dalam meningkatkan kewaspadaan masyarakat serta mengantisipasi potensi tanah longsor, terutama saat intensitas curah hujan meningkat.
Pemasangan pamflet dilakukan di sejumlah titik rawan sebagai peringatan bagi pengendara agar lebih berhati-hati saat melintasi jalur tersebut.
Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., S.Psi., M.I.K., melalui Kasat Lantas AKP Irwansyah Nasution, S.E., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian bersama bagi masyarakat pengguna jalan.
"jalur Bireuen–Takengon merupakan akses transportasi penting yang menghubungkan Kabupaten Bireuen dengan wilayah dataran tinggi Gayo, Melalui pemasangan pamflet ini, kami mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat melintasi kawasan rawan longsor, khususnya ketika hujan deras maupun setelah hujan berlangsung lama," ujar AKP Irwansyah.
Satlantas mengimbau pengendara agar mengurangi kecepatan, memperhatikan kondisi jalan, menghindari berhenti di sekitar tebing rawan longsor, serta tidak memaksakan perjalanan saat cuaca ekstrem.
Masyarakat juga diimbau untuk segera melaporkan jika terjadinya longsor maupun pohon tumbang kepada polisi melalui layanan 110.
Dengan adanya pemasangan pamflet tersebut, Polres Bireuen berharap masyarakat semakin waspada sehingga risiko kecelakaan akibat tanah longsor dapat diminimalisir.[]

Social Header