BIREUEN | Akses jalan Lintas Gampong Calok menuju Matang Pasie Kecamatan Peudada Kabupaten Bireuen, saat ini dalam kondisi rusak parah. Warga desa mengeluhkan buruknya infrastruktur ini, namun hingga kini belum ada perhatian serius dari pihak pemerintah daerah.
Kerusakan jalan ini meliputi jalan berlubang, permukaan yang penuh dengan batu lepas, sehingga sulit dilalui kendaraan, bilan musim hujan kendaraan terlihat juga beberapa titik sulit dilaluinya. Kondisi ini berdampak signifikan pada aktivitas warga. Terlebih Para petani tambak, para Nelayan dari metang Pasi - Calok hendak ke PPI Peudada merasa tidak nyaman saat melintasinya. Tak hanya itu, yang sangat disayangkan bagi anak sekolah yang tiap hari dilaluinya dengan rutin juga merasa keluhan terkait akses jalan yang selama ini merasa terabaikan dan buruk (rusak parah).
Beberapa warga yang hendak ditemui media, dan mendengar keluhan, mengatakan saat ini akses jalan kalau musim kemaren ya aman, walaupun kondisi rusak, tapi kalau dah mulai musim hujan, kami merasa khawatir saat melihat orang yang melintasinya mengelaurkan kata-kata kasar, kadang terdengar dalam bahasa aceh "kiban jalan lage pliek".
Beranjak dari beberapa keluhan warga setempat, awak media mencoba menelusuri kelapangan, Sabtu (23/08/25), ianya membenarkan yang bahwa jalan lintas tersebut sangat membutuhkan perhatian serius dari pemerintah. Sayangnya, saat musim hujan badan jalan yang berlombang jadi kolam.
Dengan kondisi ini, warga Gampong Calok dan Matang Pasi Peudada, berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki akses jalan, demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mempermudah mobilitas mereka. Jalan yang baik tidak hanya akan mendukung perekonomian lokal tetapi juga memberikan akses yang lebih mudah ke layanan kesehatan, pendidikan, dan kebutuhan dasar lainnya.
Hingga berita ini di turunkan, pihak media belum menerima kejelasan dari pemerintah daerah mau pun pemerintah provinsi terkait jalan tersebut terabaikan.*
Editor : Redaksi (Ir)

Social Header