Breaking News

Ketua DPW Tani Merdeka Aceh Cut Muhammad Meminta Balai BRMP Aceh Untuk Mengundang Katimker Se Aceh



NAGAN RAYA — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Tani Merdeka Indonesia (TMI) Aceh resmi melantik Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Nagan Raya dalam sebuah prosesi yang berlangsung khidmat di Gedung SKB Suka Makmu, Senin (20 April 2026). Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPW Tani Merdeka Aceh, Cut Muhammad, sebagai bagian dari langkah konsolidasi organisasi dalam memperkuat peran petani menuju kemandirian pangan daerah dan nasional. 


Dalam sambutannya, Cut Muhammad menegaskan pentingnya para pengurus DPD yang baru dilantik untuk menjalankan roda organisasi berdasarkan prinsip musyawarah dan kebersamaan. Ia berharap kepengurusan Tani Merdeka Indonesia di Nagan Raya mampu menjadi motor penggerak dalam membina kelompok tani (poktan) serta memperkuat solidaritas petani dalam menghadapi tantangan sektor pertanian ke depan.


Cut Muhammad juga menekankan bahwa Tani Merdeka Indonesia merupakan organisasi yang berperan strategis dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang menjadi prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Melalui penguatan kelembagaan petani dan pemanfaatan teknologi pertanian modern, organisasi ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus kesejahteraan petani di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Nagan Raya.


Sementara itu, Sekretaris DPW Tani Merdeka Indonesia Aceh, Nabhani, S.I.Kom., CHt, yang akrab disapa Pak Bhen, menyampaikan bahwa hingga saat ini DPW TMI Aceh telah melantik kepengurusan di 18 kabupaten/kota di Aceh. Ia optimistis seluruh kepengurusan TMI tingkat daerah di Aceh akan rampung dilantik paling lambat akhir Mei 2026 sebagai bagian dari percepatan penguatan struktur organisasi hingga ke tingkat akar rumput. 


Pada kesempatan tersebut, Ali Sadikin resmi dilantik sebagai Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Nagan Raya. Ketua DPW Aceh berharap kepemimpinan Ali Sadikin mampu mendorong peningkatan hasil panen petani melalui pembinaan berkelanjutan serta penguatan sinergi dengan pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan unsur Forkopimda di wilayah setempat.


DPW Tani Merdeka Indonesia Aceh juga menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk TNI/Polri, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, serta kelompok tani di tingkat desa hingga provinsi, guna mendukung implementasi program ketahanan pangan nasional. Melalui pendekatan teknologi pertanian modern dan pembinaan berkelanjutan, TMI Aceh optimistis mampu berkontribusi nyata dalam meningkatkan produktivitas pertanian serta kesejahteraan petani di seluruh Aceh.

© Copyright 2022 - Asumsi Publik - Informasi Berita Terkini dan Terbaru Hari Ini