Breaking News

1.253 Mahasiswa Baru Ikuti PKKMB Umuslim 2026, Ceulangiek Ingatkan Jaga Almamater dan Jauhi Narkoba

BIREUEN | Sebanyak 1.253 mahasiswa baru Universitas Almuslim (Umuslim) mengikuti kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2026 yang berlangsung di Halaman Kampus Timur Universitas Almuslim, Bireuen, Rabu (26/8/2026). 

Kegiatan tersebut mengusung tema “Bersama Meraih Prestasi, Membentuk Insan Akademik, Profesional, Unggul, Islami, dan Berdampak.”

Pembina Yayasan Almuslim Peusangan (YAP) Sekaligus Anggota DPRA Fraksi Partai Aceh Rusyidi Mukhtar atau yang akrab disapa Ceulangiek, dalam sambutannya mengajak seluruh mahasiswa baru untuk menjaga nama baik almamater, bersungguh-sungguh menuntut ilmu, serta menjadikan masa perkuliahan sebagai momentum membangun masa depan. Ia menegaskan bahwa mahasiswa tidak hanya dituntut berprestasi secara akademik, tetapi juga harus memiliki karakter, disiplin, dan tanggung jawab.

Ceulangiek mengingatkan bahwa Universitas Almuslim memiliki sejarah dan tanggung jawab besar karena tumbuh dari semangat serta amanah wakaf masyarakat. Karena itu, keberadaan Umuslim harus dijaga dan terus dikembangkan bersama oleh seluruh keluarga besar kampus. “Umuslim ini milik wakaf. Mari bersama-sama kita jaga dan kita kembangkan. Dari jiwa-jiwa muda seperti kalianlah Umuslim akan terus maju,” ujar Rusyidi.

Ia juga meminta para mahasiswa baru memanfaatkan kesempatan kuliah dengan sebaik-baiknya untuk menimba ilmu, memperluas wawasan, membangun jejaring, serta memperkuat kepribadian. Menurutnya, dunia kampus merupakan ruang penting untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi persaingan dan tantangan masa depan yang semakin kompleks.

Dalam kesempatan itu, bahaya penyalahgunaan narkotika menjadi salah satu pesan yang ditekankan Ceulangiek. Ia mengingatkan seluruh mahasiswa agar tidak pernah mencoba, menggunakan, maupun terlibat dalam peredaran narkotika. “Fokus dalam perkuliahan dan bebas dari narkotika, insyaallah akan membawa kita menuju kesuksesan. Mahasiswa juga harus berani menjadi bagian dari upaya memberantas narkoba,” tegasnya.

Selain persoalan akademik dan karakter, Rusyidi turut menyinggung komitmen Universitas Almuslim dalam membantu mahasiswa yang menghadapi keterbatasan biaya pendidikan. Kampus, kata dia, tetap membuka ruang dukungan melalui program beasiswa internal bagi mahasiswa yang memenuhi ketentuan, termasuk mereka yang belum memperoleh bantuan melalui KIP Kuliah.

“Kampus ini lahir dari wakaf masyarakat. Insyaallah, semangat wakaf itu akan terus memberi manfaat. Bagi mahasiswa yang tidak memperoleh KIP Kuliah, nantinya akan ada peluang mendapatkan beasiswa internal dari Universitas Almuslim sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” katanya.

Di akhir sambutannya, Ceulangiek berharap seluruh 1.253 mahasiswa baru mengikuti rangkaian PKKMB dengan serius, disiplin, dan penuh semangat.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan mampu beradaptasi dengan lingkungan kampus, memahami tanggung jawab sebagai insan akademik, menjaga nama baik almamater, serta tumbuh menjadi generasi yang unggul, profesional, Islami, bebas narkoba, dan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat.[]

© Copyright 2022 - Asumsi Publik - Informasi Berita Terkini dan Terbaru Hari Ini