Breaking News

Forum Pemuda Aceh Apresiasi Komitmen Wagub Dek Fadh Buka Ruang Keterbukaan Informasi

BANDA ACEH | Komitmen Wakil Gubernur Aceh H. Fadhlullah, S.E atau yang akrab disapa Dek Fadh, terkait transparansi dan keterbukaan informasi publik mendapat dukungan penuh dari Forum Pemuda Aceh.

Dukungan tersebut disampaikan dalam pertemuan silaturahmi antara pengurus Forum Pemuda Aceh dengan Wagub Dek Fadh di Pendopo Wakil Gubernur, Banda Aceh, Senin (24/8/2026).

Ketua Umum Forum Pemuda Aceh, Syarbaini menilai, keterbukaan informasi adalah kunci untuk membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah. Menurutnya, anak muda Aceh siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengawal setiap kebijakan agar tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Kami mengapresiasi komitmen Pak Wagub yang ingin membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk mengakses informasi. Ini langkah penting agar pembangunan Aceh berjalan bersih, akuntabel, dan tidak ada lagi sekat antara pemerintah dengan rakyat,” ujarnya, Kamis (27/8/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Wagub Dek Fadh menegaskan bahwa transparansi bukan sekadar slogan, melainkan prinsip dasar dalam penyelenggaraan pemerintahan. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk generasi muda, untuk aktif mengawasi dan memberikan masukan terhadap program-program pemerintah.

"Pemerintah tidak bisa jalan sendiri. Kami butuh mata, telinga, dan kritik membangun dari pemuda. Transparansi ini kita lakukan agar setiap rupiah anggaran benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat Aceh,” tegas Dek Fadh.

Wagub juga menekankan bahwa keterbukaan informasi akan mempercepat terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik atau good governance. Dengan data yang terbuka, masyarakat bisa ikut serta dalam proses perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi pembangunan di Aceh.

Forum Pemuda Aceh menyatakan siap bersinergi dengan Pemerintah Aceh melalui berbagai program literasi digital, sosialisasi kebijakan, hingga pengawasan partisipatif di tingkat desa dan gampong.

“Kami ingin anak muda Aceh tidak hanya jadi penonton, tapi jadi pelaku perubahan. Dengan keterbukaan informasi ini, kami punya ruang untuk berkontribusi nyata,” tambah Syarbaini. 

Pertemuan ditutup dengan penandatanganan nota kesepahaman awal antara Forum Pemuda Aceh dan Pemerintah Aceh untuk bersama-sama mendorong budaya keterbukaan informasi dan pelibatan pemuda dalam pembangunan.

Langkah ini diharapkan menjadi awal dari kolaborasi yang lebih luas antara pemerintah dan generasi muda dalam membangun Aceh yang transparan, maju, dan berkeadilan. []

© Copyright 2022 - Asumsi Publik - Informasi Berita Terkini dan Terbaru Hari Ini