BANDA ACEH | DPW Tani Merdeka Indonesia Aceh meminta dinas terkait agar penyaluran bantuan bibit jagung kepada kelompok tani dapat dilakukan tepat waktu dan menyesuaikan dengan jadwal tanam di masing-masing daerah. Ketepatan waktu penyaluran dinilai sangat penting agar bantuan pemerintah benar-benar dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh petani.
Sekretaris Jenderal DPW Tani Merdeka Indonesia Aceh, Nabhani atau yang akrab disapa Pak Bhen, mengatakan seluruh usulan bantuan bibit jagung dari kelompok tani telah disampaikan dengan mengikuti ketentuan dan mekanisme yang berlaku, termasuk melalui proses Calon Petani Calon Lokasi (CPCL) serta persyaratan administrasi lainnya.
Menurut Nabhani, koordinasi antara kelompok tani, Tani Merdeka Indonesia, pemerintah pusat dan dinas terkait di daerah harus terus diperkuat. Hal tersebut diperlukan agar informasi mengenai kebutuhan petani, jumlah bantuan hingga waktu penyaluran dapat diketahui secara jelas sehingga tidak terjadi keterlambatan ketika musim tanam telah tiba.
“Kami meminta kepada dinas terkait agar bibit jagung yang telah diusulkan dapat disalurkan tepat waktu sesuai kebutuhan dan jadwal tanam petani. Jangan sampai bibit baru diterima ketika masa tanam sudah lewat, karena tentu akan memengaruhi hasil dan tujuan program,” ujar Nabhani, Sabtu (29/8/2026).
Ia menambahkan, Tani Merdeka Indonesia Aceh mendukung penuh berbagai program pemerintah di sektor pertanian, khususnya peningkatan produksi jagung sebagai bagian dari agenda ketahanan pangan nasional. Dengan penyaluran bantuan yang tepat sasaran, tepat jumlah dan tepat waktu, ia berharap produktivitas petani meningkat serta program swasembada dan ketahanan pangan nasional dapat tercapai secara optimal.

Social Header