Breaking News

Merasa Tertipu, Warga Beutong Ateuh Kibarkan Bendera Bulan Bintang Gelar Unjuk Rasa Tolak Tambang

 

BEUTONG ATEUH | Ratusan warga Beutong Ateuh Banggalang menggelar aksi demonstrasi menolak kehadiran pertambangan di wilayah mereka. Aksi yang didominasi oleh kaum perempuan (emak-emak) dan masyarakat setempat ini berlangsung di atas jembatan besi Beutong Ateuh, Nagan Raya dengan membentangkan dan mengibarkan puluhan bendera Bulan Bintang, Minggu (30/8/2026).

​Dalam aksi tersebut, warga mengenakan pakaian serba hitam serta kaos bertuliskan “Stop Tambang Beutong, Tanah Khasong” sebagai bentuk ketegasan menolak eksplorasi maupun eksploitasi tambang yang dinilai dapat merusak lingkungan serta ruang hidup masyarakat adat setempat.

Isi Orasi dan Poin Tuntutan Aksi

​Para peserta aksi berkumpul dan memenuhi area jembatan sembari menyuarakan aspirasi mereka secara oratoris. Di tengah kibaran bendera dan riuhnya seruan massa, orator secara bergantian menyampaikan sikap tegas masyarakat Beutong Ateuh melalui petikan orasi berikut:

​”Kami berdiri di atas jembatan ini bukan hanya untuk berteriak, tapi untuk memastikan anak cucu kita masih bisa menghirup udara bersih dan meminum air yang tidak tercemar. Tanah Beutong Ateuh adalah tanah indatu, bukan untuk dijual kepada korporasi tambang.”

Dalam orasinya, tampak seorang perempuan ikut berorasi dan menyampaikan tuntutannya menolak eksploitasi tambang di Beutong Ateuh.

“Sampai kapan pun kami menolak kehadiran tambang di Beutong Ateuh. Jika perizinan tetap dipaksakan, kami emak-emak dan seluruh warga siap berada di garis terdepan untuk menghalangi alih fungsi hutan kami menjadi area tambang.”

Orator lain turut menegaskan keinginan masyarakat untuk menpertahankan Beutong Ateuh dari ancaman perusakan lingkungan oleh eksploutasi tambang

​”Kami menegaskan komitmen seluruh masyarakat untuk mempertahankan tanah kelahiran dari ancaman pengerusakan lingkungan. Hutan Beutong adalah benteng kehidupan kami, bukan wilayah ekploitasi.”

Simbol Perlawanan dan Persatuan

​Pengibaran bendera Bulan Bintang di sepanjang kerangka jembatan besi Beutong Ateuh dijadikan sebagai simbol perlawanan lokal dan persatuan warga dalam menjaga kedaulatan wilayah serta kelestarian adat dan alam Aceh.

​Aksi yang berlangsung secara tertib dan damai ini berjalan dalam pengawalan ketat namun berlangsung kondusif. Warga menegaskan akan terus mengawal kebijakan pemerintah daerah maupun pusat agar seluruh bentuk izin eksplorasi pertambangan di kawasan Beutong Ateuh disetop dan dicabut secara permanen.[Rel*]

© Copyright 2022 - Asumsi Publik - Informasi Berita Terkini dan Terbaru Hari Ini