BANDA ACEH | Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto melakukan rotasi sejumlah jabatan strategis di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), termasuk posisi Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Aceh. Berdasarkan surat telegram Nomor ST/2251/X/KEP/2026 tertanggal 10 Oktober 2026, Brigjen Pol. Latif Usman ditunjuk sebagai Wakapolda Aceh menggantikan Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo.
Penugasan ini menjadi amanah baru bagi Latif Usman untuk memperkuat pelaksanaan tugas kepolisian serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Tanah Rencong.
Sosok Brigjen Pol. Latif Usman dikenal sebagai perwira tinggi Polri yang sebelumnya menjabat Wakapolda Jawa Tengah. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting dalam mengemban tanggung jawab di Aceh yang memiliki karakteristik sosial, budaya, dan tantangan keamanan tersendiri.
Dengan kepemimpinan yang bersahaja serta semangat pengabdian, ia diharapkan mampu membangun koordinasi yang solid bersama Kapolda Aceh, jajaran kepolisian, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat.
Amanah baru ini juga menghadirkan harapan terhadap penguatan komitmen pemberantasan narkoba di Aceh. Peredaran gelap narkotika merupakan persoalan serius yang membutuhkan penanganan tegas, terukur, dan berkelanjutan.
Komitmen aparat penegak hukum harus diwujudkan melalui penindakan terhadap jaringan pengedar, pengungkapan bandar, penguatan pencegahan, serta kerja sama dengan masyarakat. Upaya tersebut penting untuk melindungi generasi muda dan memastikan lingkungan sosial yang lebih aman dari ancaman narkotika.
Kehadiran Brigjen Pol. Latif Usman diharapkan membawa semangat baru bagi jajaran Polda Aceh dalam menjalankan tugas secara profesional, humanis, dan berintegritas. Sosok pemimpin yang bersahaja, dekat dengan masyarakat, serta siap bekerja menjadi modal penting dalam membangun kepercayaan publik.
Dengan sinergi yang kuat dan komitmen yang konsisten, penugasan ini diharapkan memperkuat pelayanan kepolisian, menjaga perdamaian Aceh, dan mengoptimalkan upaya pemberantasan narkoba demi masa depan masyarakat Aceh yang lebih baik.[]

Social Header