Breaking News

Pemagangan Nasional Batch-3 Dibuka, Kadisnakermobduk Aceh Akmil Husen Ajak Lulusan Segera Daftar

BANDA ACEH | Pemerintah Aceh terus mendorong peningkatan kesempatan kerja bagi generasi muda melalui Program Pemagangan Nasional Batch-3 Tahun 2026. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk (Disnakermobduk) Aceh, Akmil Husen, S.E., M.Si., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada dunia usaha, dunia industri, BUMN, serta lembaga mitra di Aceh maupun tingkat nasional yang telah membuka kesempatan magang bagi putra-putri Aceh.

Atas kontribusi tersebut, Akmil menilai perusahaan dan lembaga mitra telah mengambil bagian penting dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi dunia kerja.

Menurutnya, program ini bukan sekadar kegiatan magang, melainkan bentuk kolaborasi nyata untuk memperluas pengalaman kerja lulusan perguruan tinggi sekaligus membantu menekan angka pengangguran terdidik di Aceh.

Ia menjelaskan, Pemagangan Nasional menjadi jembatan strategis yang menghubungkan dunia pendidikan dengan kebutuhan dunia kerja profesional. Melalui program tersebut, para lulusan perguruan tinggi berkesempatan memperoleh pengalaman kerja secara langsung, uang saku, serta sertifikat nasional yang dapat menjadi nilai tambah ketika memasuki proses rekrutmen di berbagai sektor industri.

Akmil juga mengingatkan para lulusan baru atau fresh graduate agar tidak melewatkan kesempatan tersebut. Pendaftaran peserta magang Batch-3 dibuka secara terbatas mulai 31 Oktober hingga 4 November 2026.

Calon peserta diminta segera melakukan pendaftaran secara mandiri melalui aplikasi SIAPkerja sebagai platform resmi Kementerian Ketenagakerjaan untuk mengakses dan mengikuti registrasi program MagangHub.

Menurut Akmil, langkah awal yang perlu dilakukan calon peserta adalah membuat akun SIAPkerja, kemudian melengkapi proses registrasi sesuai ketentuan yang berlaku. Ia berharap para alumni perguruan tinggi di Aceh dapat memanfaatkan peluang ini secara maksimal agar memiliki bekal kompetensi, pengalaman, dan kesiapan yang lebih baik dalam menghadapi persaingan dunia kerja.

Selain mengajak para lulusan untuk mendaftar, Akmil secara khusus meminta dukungan perguruan tinggi negeri maupun swasta di seluruh Aceh. Dukungan kampus dinilai sangat penting, terutama dalam membantu alumni yang mengalami kendala administrasi saat proses registrasi, seperti ketidaksesuaian atau belum diperbaruinya status kelulusan pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI). Hal ini perlu diperhatikan karena aplikasi SIAPkerja terintegrasi dengan data PDDIKTI dan administrasi kependudukan Disdukcapil.

Akmil berharap seluruh pihak dapat bergerak bersama, mulai dari pemerintah, perguruan tinggi, perusahaan, hingga para calon peserta, agar program pemagangan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Aceh. Ia menegaskan bahwa keberhasilan program tidak hanya diukur dari jumlah peserta yang diterima magang, tetapi juga dari peluang mereka untuk memperoleh pekerjaan setelah menyelesaikan program.

Semakin banyak alumni yang mendapatkan pengalaman dan kemudian direkrut oleh perusahaan, semakin besar pula kontribusi bersama dalam mengurangi pengangguran di Aceh.[]

© Copyright 2022 - Asumsi Publik - Informasi Berita Terkini dan Terbaru Hari Ini