BIREUEN | Kamis (2/10/2025) sore, seorang anak laki-laki bernama Muhammad Luthfi (10), pelajar asal Desa Pante Baro, Kecamatan Juli, ditemukan meninggal dunia akibat hanyut dan terseret arus deras saluran irigasi Leubok Jok.
Kapolsek Juli Iptu M. Nasir menjelaskan bahwa kejadian bermula sekitar pukul 16.00 WIB ketika korban bersama seorang temannya, Kadafi (10), mandi di saluran irigasi. Karena tidak bisa berenang, korban terseret ke arus yang lebih dalam hingga akhirnya hanyut terbawa aliran deras.
Melihat peristiwa tersebut, saksi segera melaporkan ke masyarakat sekitar. Pencarian pun dilakukan secara gotong-royong dengan peralatan seadanya. Sekitar pukul 16.50 WIB, korban ditemukan dalam kondisi telah meninggal dunia pada jarak sekitar 300 meter dari titik awal hanyut.
Jenazah korban langsung dievakuasi ke rumah duka dan rencananya akan dimakamkan malam ini setelah salat Magrib di pemakaman umum Desa Pante Baro.
Pihak keluarga membenarkan bahwa korban tidak bisa berenang dan sebelumnya sering mandi bersama teman-temannya di lokasi tersebut. Kapolsek Juli juga mencatat bahwa di lokasi yang sama pada bulan April 2025 lalu, seorang anak juga tewas hanyut terbawa arus irigasi.
Polsek Juli mengimbau kepada seluruh orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya, serta memberikan sosialisasi mengenai bahaya bermain di area saluran irigasi, terutama pada musim dengan debit air tinggi dan berarus deras.
Keselamatan anak-anak adalah tanggung jawab kita bersama. Mari lebih waspada, agar tidak terulang kembali kejadian yang memilukan seperti ini.
Sumber : Sandi Humas
Editor : Redaksi

Social Header