BIREUEN | Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia, Bahlil Lahadalia, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Bireuen pada Senin (02/12/2025) guna menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana banjir. Kunjungan tersebut mendapat pengamanan ketat dari Polres Bireuen di bawah pimpinan Kapolres Bireuen AKBP Tuschat Cipta Herdani, S.I.K., M.Med.Kom.
Menteri ESDM bersama rombongan tiba di Kabupaten Bireuen pada pukul 12.16 WIB menggunakan dua helikopter Bell 412SP dan mendarat di Lapangan Bola Kaki Desa Blang Hasan, Kecamatan Peusangan. Kedatangan beliau disambut unsur Forkopimda Bireuen, termasuk Bupati Bireuen, Dandim 0111/Bireuen, GM PLN Aceh, Kapolres Bireuen, Sekda Bireuen, Kejari Bireuen, DPRK Bireuen, serta Muspika Peusangan.
Setibanya di Bireuen, Menteri ESDM langsung menuju Posko Bantuan di Desa Blang Panjo untuk meninjau kondisi masyarakat serta menyerahkan bantuan bagi warga terdampak banjir.
Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas kedatangan Menteri ESDM yang turun langsung melihat kondisi wilayah Bireuen pascamusibah.
Beliau menegaskan bahwa masyarakat Bireuen saat ini sangat membutuhkan dukungan, terutama terkait keterbatasan logistik, kelangkaan BBM, dan pasokan LPG. Bupati juga menyebutkan bahwa Pemkab bersama Kementerian ESDM akan menyiapkan Posko Tanggap Darurat dan dapur umum di Pendopo Bupati Bireuen.
Dalam penyampaiannya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan bahwa kunjungan ini merupakan perintah langsung dari Presiden RI Prabowo Subianto. Presiden meminta agar kementerian terkait turun langsung membantu masyarakat yang sedang dilanda musibah banjir.
Menteri ESDM juga membeberkan hasil tinjauan terkait kerusakan lima tower PLN yang mengalami gangguan parah dan menyebabkan padamnya listrik di sebagian wilayah Aceh.
Beliau memastikan bahwa seluruh material sudah tiba di Bireuen dan perbaikan ditargetkan selesai pada Jumat atau Sabtu.
Selain itu, pasokan LPG juga dipastikan akan berjalan meskipun akses darat banyak yang terputus. Tim Pertamina dan ESDM bahkan menggunakan rakit untuk menyalurkan gas ke desa-desa terisolir.
Sebagai langkah khusus, Menteri ESDM juga memutuskan penghapusan sementara penggunaan barcode di SPBU seluruh Aceh untuk mempermudah masyarakat mengakses BBM selama masa tanggap darurat banjir.
Kapolres Bireuen, AKBP Tuschat Cipta Herdani, S.I.K., M.Med.Kom, menyampaikan terima kasih atas kehadiran Menteri ESDM dan menyatakan bahwa Polres Bireuen siap mendukung penuh proses penyaluran bantuan serta pengamanan selama pemulihan.
Kehadiran Bapak Menteri ESDM menjadi semangat baru bagi masyarakat dan pemerintah daerah dalam menghadapi musibah banjir ini. Polres Bireuen bersama TNI dan seluruh stakeholder terkait berkomitmen memberikan pengamanan maksimal agar seluruh bantuan tersalurkan dengan aman dan tepat sasaran,” ujar Kapolres.
“Kami juga mendukung penuh kebijakan percepatan pemulihan energi, logistik, dan akses masyarakat, termasuk kebijakan penghapusan barcode SPBU sementara waktu. Langkah ini sangat membantu masyarakat yang sedang terdampak,” tambahnya.
Usai meninjau posko utama dan menyerahkan bantuan, Menteri ESDM beserta rombongan kembali menuju Lapangan Bola Desa Blang Hasan pada pukul 13.20 WIB dan lepas landas menuju Bandara Malikussaleh, Lhokseumawe, pada pukul 13.34 WIB.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan mendapat pengawalan ketat dari Polres Bireuen.
Sumber : Sandi Humas
Editor : Redaksi

Social Header