BANDA ACEH | Kembalinya Lukman Age untuk menjabat sebagai Direktur Umum dan Keuangan PT Pembangunan Aceh (PT PEMA) menjadi perhatian dalam penyegaran jajaran direksi perusahaan milik Pemerintah Aceh tersebut. Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem kembali mempercayakan posisi strategis itu kepada Lukman Age, yang sebelumnya pernah menduduki jabatan serupa pada 2024.
Penunjukan ini diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat tata kelola perusahaan, meningkatkan profesionalisme manajemen, dan mendorong kebangkitan PT PEMA sebagai salah satu penggerak ekonomi Aceh.
Lukman Age bukan sosok baru di lingkungan PT PEMA. Pengalamannya pernah menjabat sebagai Direktur Umum dan Keuangan menjadi modal yang diharapkan dapat mendukung kesinambungan kebijakan serta mempercepat proses pembenahan internal perusahaan.
Dengan memahami dinamika organisasi dan tantangan yang dihadapi, Lukman diharapkan mampu memperkuat koordinasi antardivisi, meningkatkan efektivitas kerja, serta membangun sistem administrasi dan pengelolaan perusahaan yang semakin tertata.
Jabatan Direktur Umum dan Keuangan memiliki peran strategis dalam memastikan pengelolaan anggaran, administrasi, sumber daya manusia, dan keuangan perusahaan berjalan secara efektif. Karena itu, kepercayaan yang diberikan kepada Lukman Age perlu dijawab melalui kerja nyata, perencanaan yang terukur, serta pengawasan yang konsisten.
Transparansi dan akuntabilitas juga harus menjadi prinsip utama dalam setiap pengambilan keputusan agar pengelolaan perusahaan semakin profesional dan mampu menjaga kepercayaan pemegang saham maupun masyarakat Aceh.
Di bawah kepemimpinan Direktur Utama Faisal Ilyas, Alhamdulillah PT PEMA Sudah mampu memperkuat sinergi antardireksi dalam menjalankan agenda strategis perusahaan.
Sebagai badan usaha milik daerah, PT PEMA memiliki peran penting dalam mengoptimalkan potensi ekonomi Aceh melalui berbagai sektor usaha, termasuk minyak dan gas bumi, agroindustri, serta jasa dan perdagangan.
Kolaborasi yang solid di tingkat manajemen menjadi salah satu faktor penting untuk mendorong pengembangan usaha, meningkatkan efisiensi, dan menciptakan nilai tambah bagi daerah.
Kembalinya Lukman Age juga menghadirkan harapan agar pembenahan tata kelola berjalan seiring dengan peningkatan kinerja bisnis. Efisiensi biaya operasional, pengawasan penggunaan anggaran, ketepatan perencanaan keuangan, serta evaluasi kinerja setiap unit usaha perlu menjadi perhatian utama.
Dengan target yang jelas dan evaluasi berkala, PT PEMA diharapkan mampu memperkuat kesehatan keuangan, mengembangkan peluang usaha yang potensial, serta meningkatkan kontribusi terhadap perekonomian dan Pendapatan Asli Aceh.
Lebih dari sekadar pergantian pejabat, penyegaran jajaran direksi PT PEMA diharapkan menjadi langkah nyata untuk membangun perusahaan daerah yang lebih kuat, kompetitif, dan berorientasi pada hasil. Masyarakat Aceh tentu menaruh harapan agar potensi sumber daya daerah dapat dikelola secara profesional, membuka peluang kemitraan dengan pelaku usaha lokal, serta menghasilkan manfaat ekonomi yang berkelanjutan.
Kini, tantangan bagi Lukman Age sebagai Direktur Umum dan Keuangan bersama Direktur Utama Faisal Ilyas adalah membuktikan bahwa kepercayaan yang diberikan mampu menghasilkan kemajuan nyata bagi PT PEMA.
Tata kelola yang semakin baik, pengelolaan keuangan yang akuntabel, strategi bisnis yang terarah, serta peningkatan kinerja yang dapat diukur harus menjadi bagian dari komitmen bersama.
Jika dijalankan dengan integritas, profesionalisme, dan kerja sama yang solid, kembalinya Lukman Age diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat fondasi PT PEMA sekaligus meningkatkan kontribusinya bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Aceh.[]

Social Header