Breaking News

Hasballah: Aceh Sering Mati Lampu, Segera Eksplorasi Panas Bumi Seulawah Bisa Jadi Solusi Jangka Panjang

Hasballah, S.Ag, Anggota Komisi III DPRA / Politisi Partai Aceh. [Foto. Ist]

BANDA ACEH | PT. Pembangunan Aceh (PEMA) perseroda bekerjasama dengan PT. Pertamina Geothermal Energi (PGE) Tbk sepakat mengolah panas bumi yang terdapat di Gunung Seulawah, Aceh atas nama PT. Geothermal Energi Seulawah (GES).

PT. PEMA memiliki saham 25% dan PT. Pertamina Geothermal Energi memiliki 75% saham.

Dengan potensi energi panas bumi bisa menghasilkan tenaga listrik sebesar 190 Mega Watt (MW) Insya Allah mampu memenuhi kebutuhan listrik Banda Aceh dan Aceh Besar sampai 2085.

Melihat kejadian demi kejadian pemadaman listrik bergilir oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN) beberapa waktu terakhir, segera eksplorasi energi panas bumi Seulawah bisa jadi solusinya.

Pemerintah Aceh Besar sangat menaruh harapan agar proyek ini bisa segera dikerjakan, urusan pembebasan lahan seluas 8 Hektar dan segera melakukan pengeboran merupakan langkah yang harus segera diambil. "Proyek ini melibatkan Pemerintah Aceh Besar," Ucap Hasballah SA.g dari Komisi III DPRA disela-sela acara Maulid PUSDA berlangsung di Kyriad Hotel Muraya, Sabtu (22/11/2025).

Menurut Hasballah, selaku Anggota DPRA Komisi III, politisi Partai Aceh, menegaskan saat ini PT. PEMA sudah pada jalurnya, tinggal segera eksplorasi saja.

Jika melihat kalender berjalan awal bulan November 2025 adalah kalender PT. GES untuk membebaskan 8 Hektar lahan disekitar sumur energi panas bumi dan 1 Des 2025 adalah jadwal mulai pengeboran.

Banyak masyarakat berharap agar proyek ini segera dilaksanakan, salah seorang warga bernama Irfadi (36th) menuturkan PT. GES harus serius mengeksekusi proyek yang telah lama tertunda ini. "Kami menunggu keseriusan PT. GES untuk segera eksplorasi," pungkasnya.

Sumber : RSM 
Editor    : Redaksi 

© Copyright 2022 - Asumsi Publik - Informasi Berita Terkini dan Terbaru Hari Ini