![]() |
| Gambar "Ilustrasi. |
BIREUEN | Mengenang hari Kesehatan Nasional ke 61, Puluhan pegawai UPTD Puskesmas Peudada berkecucuran air mata sampaikan keluhannya kepublik, Rabu (12/11/2025).
Mereka selama ini kerap mengadukan nasib kesiapa saja, terutama kepada pemerhati Peudada, terkait sikap dan perilaku Kepala PKM Peudada dinilai arogan, serta tidak memiliki rasa kemanusiaan.
Kami sebagai petugas di PKM Peudada yang sebelumnya tidak pernah kami alami sikap PKM Seperti ini, kami merasa sedih, dan merasa diperlakukan semena-mena sebagaimana keinginannya, tidak tahu akibatnya, padahal dengan sikapnya kepada petugas dapat menyebabkan buruknya pelayanan terhadap masyarakat saat kepentingan mendadak.
Puskesmas ini bukan dinas biasa, butuh orang yang mengerti puskesmas, tidak perlu menganggap diri kita egois, sok berkuasa, jadi kami disini sebagai petugas di UPTD Puskesmas meminta kepala PKM Peudada dapat memberikan semangat kinerja yang baik, dan benar-benar bermanfaat untuk umum. Bukan hanya kepentingan pribadi, selama ini kerap berkata lain dimulut lain berbuat. Semua petugas hampir marasakan yang sama. Mau bertindak takut, mau menyampaikan sesuatu hal juga takut. Dihari HKN ke 61 ini, kami sampaikan sedikit keluh kesah dan cerita, disetiap kegiatan Jangan cuma hadir dalam kegiatan, ambil foto, kemudian riliskan berita, kirim dalam grub. Tegas salah seorang petugas PKM Peudada yang selama ini melihat Pelayanan Puskesmas Peudada diambang kehancuran.
Kepada publik Salah seorang petugas di PKM Peudada yang namanya tidak ingin disebutkan, ia menjelaskan kondisi saat ini, dihari HKN ke 61 ini, sebenarnya bisa memberikan dampak positif kinerja petugas termasuk kinerja seorang Kepala PKM kepublik yang sebenarnya, bukan mencari citra. Namun kebalik, dilapangan dihari HKN ke 61, awak media menemukan sikap seorang Kepala terlihat malah memberikan dampak egois serta oteriter terhadap petugas didepan publik, ini sangat memalukan, apalagi hal itu terjadi disuatu tempat yang seharusnya menunjukkan sikap yang baik dan memberikan edukasi kepada petugas bagaimana memberikan pelayanannya bisa diterima semua pihak.
Kami sedih, dan merasa kecewa, terhadap sikap seorang kepala PKM Peudada selama ini kerap mengambil tindakan sepihak dengan mengandalkan jabatan. Sedikit-sedikit SP, aneh..! Untuk itu, mewakili sebagian umum suara petugas di PKM Peudada meminta Dinas Kesehatan Bireuen serta Pemda Bireuen jangan tutup mata, Jabatan Seorang puskesmas itu adalah taruhan nyawa, termasuk para petugas, segera mencari kepala Puskesmas yang bisa mengayomi masyarakat dan petugas di PKM dengan baik.
Beberapa tokoh pemerhati Peudada yang kerap menerima laporan, ianya juga menyampaikan dan meminta pemda Bireuen segera ganti kepala UPTD PKM Peudada. PKM Peudada belum pernah cacat kinerja dan pelayanan, jangan gara-gara sikap Kepala PKM ini, nanti jadi citra buruk dimata masyarakat. Ingat..! Sumpah jabatan kepala PKM dan Petugas dituntut untuk memberikan pelayanan yang baik, termasuk kepada masyarakat." Tegasnya.
Pada kesempatan yang sama dihari HKN ke 61, publik, pemerhati Peudada serta media kembali menerima beberapa aspirasi dari beberapa petugas lainnya. Ceritanya juga tidak beda, hampir beberapa petugas yang ditemuinya media, ceritanya sama, jadi mereka semua berharap, kepada Pemda Bireuen segera ambil langkah tepat, Kepala UPTD Puskesmas Peudada di Copot, Peudada butuh pelayanan yang baik, jadi untuk menjalankan itu semua petugas tidak terlepas berkaca dari sikap pimpinannya." Pungkasnya.*
Editor : Redaksi (Ir)

Social Header