BIREUEN | Kapolres Bireuen AKBP Tuschat Cipta Herdani SIK., M.Med.Kom turut hadir dan mendampingi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bireuen dalam kegiatan peninjauan ketersediaan dan harga bahan pokok pasca banjir di Pasar Induk Cureh, Geulanggang Gampong, Kecamatan Kota Juang, pada Rabu (03/12/2025).
Kegiatan dimulai sekitar pukul 11.30 WIB yang dipimpin langsung oleh Pj Bupati Bireuen H. Mukhlis, ST, serta diikuti unsur Forkopimda lainnya, di antaranya Kajari Bireuen Yarnes, S.H., M.H., Dandim 0111/Bireuen Letkol Inf Arh Luthfi Novriadi, S.E., S.Sos., M.Han., M.Sc., Wakil Bupati Bireuen Ir. Razuardi, Kepala SKPK, dan Forkopimcam Kota Juang.
Dalam kesempatan tersebut, Forkopimda berkeliling area pasar untuk mengecek secara langsung ketersediaan 13 bahan pokok penting, sekaligus memastikan stabilitas harga di tengah kondisi masyarakat yang masih dalam masa pemulihan pasca banjir.
Kapolres Bireuen AKBP Tuschat Cipta Herdani menjelaskan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan ini merupakan bentuk komitmen untuk memastikan distribusi bahan pangan tetap lancar dan tidak terjadi penyimpangan di tingkat pedagang maupun distributor.
“Kami bersama Forkopimda memastikan ketersediaan bahan pokok aman dan harga tetap terkendali. Polres Bireuen melalui Satgas Pangan akan terus melakukan pemantauan agar tidak ada pihak-pihak yang melakukan penimbunan atau memainkan harga,” tegas Kapolres.
Hasil pemantauan pada hari tersebut menunjukkan sebagian komoditas masih stabil, seperti sayur-mayur. Untuk cabai merah tercatat menurun dari Rp160.000/kg menjadi Rp100.000/kg, sementara harga telur ayam masih tinggi yaitu Rp90.000 hingga Rp120.000 per papan, dan dinyatakan dalam kondisi langka.
Situasi ini turut dipicu oleh jalur distribusi yang belum pulih sepenuhnya setelah banjir yang melanda beberapa wilayah di Bireuen, sehingga suplai ke pasar mengalami keterlambatan.
Kapolres Bireuen menegaskan bahwa pihaknya siap meningkatkan pengawasan bersama instansi terkait.
“Kita tidak ingin ada oknum yang memanfaatkan situasi. Pengawasan akan diperketat untuk memastikan masyarakat tidak terbebani oleh kenaikan harga yang tidak wajar,” ujarnya.
Kegiatan sidak pasar yang berlangsung hingga pukul 12.30 WIB tersebut berjalan dengan aman dan lancar. Forkopimda berharap pemantauan secara berkala dapat membantu stabilisasi harga serta memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat yang terdampak banjir.
Sumber : Sandi Humas
Editor : Redaksi

Social Header