PIDIE | Momen halalbihalal keluarga besar Kodim 0102/Pidie pada Idulfitri 1447 H menghadirkan suasana penuh kehangatan dan kebersamaan yang menyentuh hati.
Salah satu tokoh masyarakat sekaligus mantan Tentara Nasional Aceh (TNA) wilayah Pidie, Amrullah alias Ori, mengaku terharu dapat menghadiri undangan resmi dari Dandim 0102/Pidie Letkol Inf Abdul Hadi dalam kegiatan silaturahmi tersebut.
Menurut Ori, kegiatan halalbihalal yang dihadiri seluruh jajaran Kodim 0102/Pidie, mulai dari para Danramil, pejabat utama Kodim, Kasdim, Pabung Pijay, bintara, hingga tamtama berlangsung dalam suasana kekeluargaan yang sangat kuat.
Ia menilai kebersamaan yang ditunjukkan Dandim dan seluruh anggota mencerminkan semangat saling memaafkan dan mempererat hubungan sosial pasca-Ramadan, apalagi kegiatan tersebut ditutup dengan makan bersama kuah beulangong khas Aceh.
Ia juga mengaku sangat tersentuh ketika melihat langsung kepedulian Dandim terhadap prajuritnya. Saat menyaksikan Dandim memotong kepala sapi dalam kegiatan tersebut, ia sempat mengira makanan itu hanya untuk pimpinan.
Namun ternyata, potongan daging tersebut dibagikan kepada seluruh anggota sebagai simbol kebersamaan yang menurutnya mencerminkan kedekatan hubungan antara komandan dan prajurit seperti hubungan ayah dan anak.
Tidak hanya itu, di penghujung kegiatan, Dandim bersama Ketua Persit Ny. Ratih Abdul Hadi juga membagikan jajan Lebaran kepada anak-anak prajurit serta para ibu Persit. Meski nilainya sederhana, sekitar Rp20 ribu per anak, namun menurut Ori, perhatian tersebut sangat bermakna dan menunjukkan kepemimpinan yang humanis serta penuh kasih kepada keluarga besar Kodim 0102/Pidie.
Ori juga menyampaikan bahwa selama masa konflik Aceh berakhir hingga sekarang, dirinya mengaku belum pernah menerima undangan resmi menghadiri kegiatan di lingkungan TNI seperti yang dialaminya kali ini. Karena itu, ia berharap silaturahmi yang telah terbangun bersama jajaran Kodim 0102/Pidie dapat terus terjaga dan diperluas, termasuk melibatkan mantan kombatan lainnya di wilayah Pidie dan Pidie Jaya.
Ia menilai gaya kepemimpinan Letkol Inf Abdul Hadi yang aktif dalam kegiatan sosial masyarakat, termasuk membantu pembangunan rumah warga kurang mampu dengan dana pribadi serta mengajak masyarakat berbuat kebaikan dengan ikhlas, menjadi contoh kepemimpinan yang menyentuh hati masyarakat.
Ori dalam kesibukanya menjadi pengurus KOPRASI ATJEH MUDA JAYA berharap kebersamaan tersebut terus terjaga hingga ke seluruh pelosok Pidie sebagai kekuatan sosial baru dalam mempererat persatuan masyarakat pascaperdamaian Aceh.
Editor : Redaksi/safrina

Social Header