Breaking News

Kukuhkan Pemimpin Adat, Camat Jangka Resmi Lantik M. Zubir dan Empat Imum Mukim Lainnya


M.Zubir [ Imum Mukim Bugak ]

BIREUEN –  13 Mei 2026, Khidmat menyelimuti Aula Kantor Camat Jangka pada hari ini. Di bawah sorot lampu ruangan yang dipenuhi tokoh masyarakat, sebuah momentum penting bagi pelestarian adat di Kabupaten Bireuen tercipta. Atas nama Penjabat (Pj) Bupati Bireuen, Camat Jangka, Mulyadi, SP.MSM, resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan lima Imum Mukim periode terbaru.

​Salah satu sosok yang menjadi sorotan dalam prosesi ini adalah M. Zubir, yang kini resmi memegang tongkat estafet kepemimpinan sebagai Imum Mukim Bugak.

Penyegaran Pilar Adat di Kecamatan Jangka

​Pelantikan ini bukan sekadar seremoni formal, melainkan langkah strategis Pemerintah Kabupaten Bireuen untuk memperkuat struktur lembaga adat. Selain M. Zubir, empat tokoh karismatik lainnya juga dikukuhkan untuk memimpin kemukiman masing-masing, yaitu:

  • Imum Mukim Bugak [ M.Zubir ]
  • Imum Mukim Ulee Kuta [ M.Rizal ]
  • Imum Mukim Jangka [ H.Fauzi ]
  • Imum Mukim Lamkuta [ Nasruddin ]
  • Imum Mukim Banjir Asin [ Fitri ]

​Acara ini dihadiri langsung oleh unsur Muspika, ulama, serta jajaran perangkat desa se-Kecamatan Jangka yang turut memberikan dukungan moril bagi para pemimpin baru tersebut.

Pesan Camat: "Mukim Adalah Jembatan dan Motor Pembangunan"

​Dalam amanatnya, Camat Mulyadi menegaskan bahwa peran Imum Mukim di era modern tetap krusial. Mengutip pesan Bupati Bireuen, ia menekankan bahwa Mukim adalah penjaga gawang kearifan lokal sekaligus mediator ulung dalam menyelesaikan persoalan sosial.

​"Peran Mukim sangat strategis. Mereka bukan hanya simbol adat, tetapi motor penggerak pembangunan di gampong-gampong. Kami berharap para pejabat yang dilantik, termasuk Saudara Muhammad Zubir, dapat mengemban amanah ini dengan penuh tanggung jawab," tegas Mulyadi.

​Beliau juga mengingatkan bahwa pendekatan kekeluargaan harus menjadi senjata utama dalam menjaga harmoni di tengah masyarakat.

Visi Baru Muhammad Zubir untuk Mukim Bugak

​Usai prosesi pelantikan, M. Zubir menyatakan kesiapannya untuk langsung terjun ke lapangan. Ia berkomitmen membangun sinergi yang solid dengan seluruh Keuchik (Kepala Desa) di wilayah Mukim Bugak.

​"Fokus utama saya adalah memperkuat kembali nilai-nilai Syariat Islam dan adat istiadat Aceh. Ini adalah pondasi hidup kita. Saya ingin memastikan bahwa adat bukan hanya sekadar identitas, tapi jiwa dalam bermasyarakat di Jangka," ujar Zubir optimis.

​Prosesi pelantikan ditutup dengan doa bersama yang menyentuh hati, diikuti oleh jabatan tangan hangat dari para tamu undangan. Dengan dilantiknya kelima tokoh ini, babak baru kepemimpinan adat di Kecamatan Jangka resmi dimulai, membawa harapan akan masyarakat yang lebih mandiri dan berpegang teguh pada nilai leluhur.

Pewarta: AT
Editor    : Redaksi/safrina
© Copyright 2022 - Asumsi Publik - Informasi Berita Terkini dan Terbaru Hari Ini