TAPAKTUAN | Suasana haru dan khidmat menyelimuti Kemukiman Suak, Kecamatan Samadua, abupaten Aceh Selatan. Bukan tanpa alasan, saat seorang warga Nias memutuskan memeluk agama Islam dengan mengucapkan dua kalimat syahadat, rasa haru pun muncul di wajahnya.
Prosesi yang berlangsung Jumat (15/5/2026) itu disaksikan oleh sejumlah pejabat daerah serta tokoh masyarakat.
Warga yang memeluk Islam tersebut adalah Marinus Jendato seorang laki-laki yang berasal dari kepulauan Nias, Sumatera Utara.
Prosesi pensyahadatan dilaksanakan di Mesjid Urwatul Wusqa kemukiman suak kecamatan samadua. Prosesi khidmat ini turut disaksikan oleh Ahmad Yusra selaku Camat Samadua, Kapolsek Samadua Arham SH MH beserta anggota, Kepala KUA Samadua Farid Wajidi, SAg, Ketua Penyuluh ilmu Agama kabupaten Aceh Selatan Khaifal Muddin, SAg, Imam mukim kemukiman suak, Tengku Imum Mesjid dan Keuchik Ujung Kampung.
Prosesi pengucapan dua kalimat syahadat dipandu langsung oleh Ketua Badan Baitul Mal Kabupaten Aceh Selatan, Tgk Misbar Basri, SH.
Dalam suasana yang penuh haru, Marinus jendato yang kini berubah nama menjadi Ilham Marinus Jendato dengan mantap mengucapkan kalimat syahadat sebagai tanda resmi memeluk agama Islam.
Dalam penyampaiannya, Tgk Misbar Basri menyampaikan bahwa syahadat merupakan awal dari perjalanan spiritual seseorang dalam mempelajari dan mengamalkan ajaran Islam tanpa adanya unsur paksaan dari pihak manapun. Ia menegaskan bahwa para muallaf membutuhkan dukungan dan pendampingan agar dapat memahami ajaran agama secara lebih mendalam.
"Syahadat bukan akhir dari pencarian, tetapi awal perjalanan menuju cahaya iman," katanya.
Tgk, Misbar Basri juga menjelaskan bahwa walaupun sudah memeluk islam namun tetap harus berbakti dengan orang tua meskipun sudah berbeda keyakinan, karena bagaimanapun seorang ibu lah yang sudah berkorban membesarkan sampai menjadi saat sekarang ini.
Dalam kesempatan yang sama, Camat Samadua Ahmad Yusra menghimbau masyarakat samadua agar memberikan dukungan kepada Saudara Ilham dengan senyuman, sapaan, dan bimbingan yang tulus.
"Pilihan setiap individu, dan kita menyambut baik siapa saja yang ingin bergabung dalam ikatan ukhuwah Islamiyah dengan tangan terbuka," ucapnya. []

Social Header