Breaking News

Pemkab Pidie Jaya Gandeng Yayasan BKPP, membahas Program Penguatan Ekonomi Pascabencana

MEUREUDU | Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya menyambut baik program penguatan dan pemerataan ekonomi bagi masyarakat penyintas banjir yang di gagas oleh Yayasan Bina Karya Prima Persada (BKPP).

Hal itu disampaikan langsung oleh Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi, saat menerima kedatangan Pimpinan Yayasan BKPP di ruang pertemuan kantor bupati. Selasa, 12 Mei 2026.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Sibral Malasyi menegaskan bahwa program pemulihan ekonomi berbasis kemandirian yang berkelanjutan sangat dibutuhkan untuk mempercepat pemulihan kehidupan warga terdampak pascabencana.

“Kami menyambut baik program tersebut, apalagi Lhok Pusong dijadikan sebagai gampong binaan untuk kemandirian ekonomi masyarakat,” ujar Sibral Malasyi di hadapan para kepala SKPK dan pengurus Yayasan BKPP.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga kemitraan menjadi langkah penting dalam membangun ketahanan ekonomi masyarakat, khususnya bagi warga yang terdampak bencana.

Sementara itu, Ketua Yayasan Bina Karya Prima Persada (BKPP), Muhammad Ridha, menjelaskan bahwa pihaknya akan menjadikan Gampong Lhok Pusong sebagai sentra pangan di Kabupaten Pidie Jaya melalui program pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.

"Bapak Presiden Prabowo Subianto menempatkan Ketahanan Pangan sebagai Program Srategis Nasional (PSN). Maka, dengan kita tetapkan Lhok Pusong sebagai sentra pangan di Pidie Jaya, kita harapkan bisa menjadi lumbung pangan untuk Masyarakat Pidie Jaya.” kata Muhammad Ridha.

Ia menyebutkan, program tersebut akan difokuskan pada penguatan usaha masyarakat, pendampingan ekonomi, serta peningkatan kapasitas warga agar mampu membangun kemandirian ekonomi secara bertahap dan berkelanjutan pascabencana.[rel]

Sumber : Hawanis_putaran.id
Editor.   : Redaksi/Safrina
© Copyright 2022 - Asumsi Publik - Informasi Berita Terkini dan Terbaru Hari Ini