BANDA ACEH | Ketua Forum Pemuda Aceh (FPA), Beny, menyoroti persoalan utang Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh yang disebut mencapai Rp392 miliar.
Menurutnya, persoalan tersebut merupakan akumulasi persoalan lama yang terjadi pada masa kepemimpinan direktur sebelumnya dan harus dibuka secara terang kepada publik agar tidak menimbulkan polemik berkepanjangan di tengah masyarakat Aceh.
Beny menegaskan, masyarakat perlu memahami bahwa Direktur RSUZA saat ini, dr. Muhazar, sedang berupaya melakukan pembenahan secara bertahap terhadap kondisi rumah sakit terbesar di Aceh tersebut. Karena itu, ia meminta semua pihak memberi ruang dan kesempatan kepada manajemen baru untuk memperbaiki sistem pelayanan dan tata kelola keuangan rumah sakit secara lebih sehat dan transparan.
Utang RSUZA itu persoalan lama. Jangan semua dibebankan kepada pimpinan yang baru. Hari ini Pak Muhazar sedang berusaha memperbaiki pelan-pelan. Kita harus kasih kesempatan agar pembenahan berjalan baik,” ujar Beny, Jumat (9/5/2026).
Meski demikian, Beny menilai persoalan utang ratusan miliar tersebut tidak boleh dianggap sepele karena menyangkut pelayanan kesehatan masyarakat Aceh. Ia meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melakukan audit menyeluruh terhadap pengelolaan keuangan RSUZA, termasuk mengungkap akar persoalan dan pihak-pihak yang bertanggung jawab terhadap munculnya utang besar tersebut.
“Ini soal rakyat Aceh. Audit harus dilakukan secara terbuka dan menyeluruh. Jangan ada yang ditutupi. Publik berhak tahu bagaimana utang itu bisa terjadi dan bagaimana solusi penyelesaiannya,” tegasnya.
Beny juga mengingatkan agar persoalan utang tidak sampai mengganggu pelayanan kesehatan masyarakat di RSUZA. Menurutnya, manajemen rumah sakit harus memiliki langkah strategis dan gagasan konkret untuk menyelesaikan persoalan keuangan tanpa mengorbankan hak pasien. Ia berharap Pemerintah Aceh turut hadir mencari solusi agar RSUZA tetap mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Aceh di tengah tantangan keuangan yang dihadapi.[]

Social Header