BANDA ACEH | Bupati Pidie Jaya, H. Sibral Malasyi MA, S. Sos, ME menghadiri Pelantikan Pengurus Persaudaraan Pidie Raya (PIRA) Periode 2026–2029 diharapkan menjadi momentum memperkuat persatuan dan ikatan kekeluargaan masyarakat Pidie Raya, sekaligus menyatukan berbagai potensi, gagasan dan jejaring untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurut Bupati, keberadaan PIRA memiliki tujuan strategis sebagai wadah silaturahmi dan kolaborasi yang dapat menjembatani masyarakat, pemerintah serta putra-putri Pidie Raya di berbagai daerah dalam mendukung pembangunan di Pidie dan Pidie Jaya di Banda Aceh, Kamis pada 27 Agustus 2026.
Dalam keterangannya, Sibral Malasyi mengatakan, persaudaraan harus melampaui sekadar ikatan emosional dan diwujudkan melalui kepedulian serta kerja nyata.
Ia berharap PIRA mampu berperan dalam memperkuat ekonomi masyarakat, mendukung pendidikan, mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia, membuka peluang bagi generasi muda serta memperluas jejaring pembangunan hingga tingkat Aceh dan nasional.
Terlebih, kata dia, kebersamaan menjadi modal penting bagi Pidie Jaya yang terus melakukan pembenahan dan pemulihan pascabencana hidrometeorologi.
“Kekuatan terbesar daerah bukan hanya terletak pada sumber daya yang dimiliki, tetapi juga pada kepedulian, solidaritas dan kebersamaan masyarakat,” ujarnya.
Bupati berpesan kepada seluruh pengurus yang baru dilantik agar menjaga amanah dan membangun organisasi secara inklusif dengan mengutamakan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.
Ia berharap PIRA menjadi rumah besar yang mampu menyatukan seluruh elemen Pidie Raya, menjadikan perbedaan sebagai kekuatan serta melahirkan program yang manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
"Pidie Raya bukan hanya tentang masa lalu yang kita banggakan, tetapi juga tentang masa depan yang harus kita perjuangkan bersama,” kata Sibral, seraya berharap kepengurusan PIRA periode 2026–2029 semakin solid, luas jejaringnya dan nyata kontribusinya bagi daerah.[]

Social Header