BIREUEN | Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Bireuen, Yusnita, SE.Ak., S.Pd., M.Pd., memastikan pihaknya telah turun langsung ke SMAN 1 Peudada untuk menindaklanjuti aksi mogok belajar ratusan siswa dan tuntutan evaluasi terhadap kepala sekolah.
Langkah tersebut dilakukan sebagai respons awal agar persoalan yang terjadi tidak berlarut-larut dan mengganggu proses pendidikan.
Yusnita menjelaskan, saat pihak Cabang Dinas turun ke sekolah, Kepala SMAN 1 Peudada belum berada di lokasi karena sedang mendampingi istrinya yang menjalani operasi di Banda Aceh. Karena itu, proses klarifikasi menyeluruh belum dapat dilakukan pada kunjungan pertama tersebut. Meski demikian, pihaknya telah mencermati kondisi di lapangan dan menilai persoalan perlu segera diselesaikan melalui komunikasi terbuka.
Menurut Yusnita, Cabang Dinas Pendidikan Bireuen telah menjadwalkan kembali pertemuan pada Rabu mendatang. Dalam pertemuan tersebut, pihaknya akan mempertemukan unsur komite sekolah, kepala sekolah, guru, serta perwakilan siswa untuk mendengar seluruh keterangan secara langsung dan mencari jalan keluar yang objektif.
“Kami akan kembali ke lokasi pada hari Rabu untuk duduk bersama komite, kepala sekolah, guru, dan siswa. Semua pihak perlu didengar agar persoalan ini dapat diselesaikan dengan baik dan proses belajar mengajar kembali berjalan kondusif,” ujar Yusnita.
Ia menegaskan penyelesaian akan diarahkan pada langkah yang adil, humanis, dan tetap mengedepankan kepentingan pendidikan siswa.[]

Social Header