BANDA ACEH | Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh menerima usulan anggota DPR Aceh Ayyub Abbas terkait peningkatan sejumlah ruas jalan provinsi di Kabupaten Pidie Jaya.
Usulan tersebut telah mendapat disposisi dari Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) dan selanjutnya akan ditindaklanjuti oleh Dinas PUPR Aceh sesuai kebutuhan teknis serta skala prioritas pembangunan daerah.
Penyerahan usulan tersebut berlangsung di sela-sela Rapat Paripurna DPRA, Kamis (27/8/2026), pada sesi sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu, Kepala Dinas PUPR Aceh Ir. Mawardi, S.T. hadir mengikuti rangkaian paripurna dengan agenda penyampaian jawaban dan tanggapan Gubernur Aceh terhadap pendapat Badan Anggaran DPR Aceh.
Dalam momentum tersebut, usulan terkait peningkatan jalan di Pidie Jaya disampaikan langsung kepada Mawardi sebagai bagian dari aspirasi pembangunan daerah.
Mawardi mengatakan, usulan yang disampaikan Ayyub Abbas merupakan bagian dari kebutuhan pembangunan infrastruktur yang perlu mendapat perhatian Pemerintah Aceh. Menurutnya, aspirasi tersebut bukan hanya menyangkut kondisi fisik jalan, tetapi juga berkaitan langsung dengan konektivitas antarwilayah, kelancaran aktivitas masyarakat serta dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
“Usulan anggota DPRA Ayyub Abbas sudah didisposisikan oleh Gubernur Aceh. Selanjutnya, usulan tersebut akan segera kami tindak lanjuti,” kata Mawardi. Ia menegaskan, Dinas PUPR Aceh akan mempelajari usulan tersebut lebih lanjut dengan mempertimbangkan kondisi lapangan, tingkat urgensi, manfaat bagi masyarakat serta kesesuaiannya dengan perencanaan pembangunan Pemerintah Aceh.
Menurut Mawardi, peningkatan kualitas jalan provinsi memiliki peran strategis dalam memperkuat mobilitas masyarakat dan memperlancar distribusi barang maupun hasil produksi daerah.
Infrastruktur jalan yang baik juga akan membuka akses yang lebih mudah menuju pusat pelayanan publik, kawasan ekonomi, sentra pertanian serta wilayah-wilayah yang selama ini membutuhkan dukungan konektivitas lebih baik.
Dinas PUPR Aceh berharap sinergi antara Pemerintah Aceh, DPRA dan Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya terus diperkuat agar setiap aspirasi pembangunan dapat ditangani secara terukur dan tepat sasaran.
Kehadiran Mawardi dalam sesi paripurna pukul 10.00 WIB tersebut sekaligus menjadi bagian dari komunikasi langsung antara eksekutif dan legislatif dalam memastikan kebutuhan infrastruktur masyarakat dapat masuk dalam rangkaian prioritas pembangunan Aceh.[]


Social Header